Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

147 item publik

Publikasi

Halaman 8 dari 8

Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Citra SMK Wikrama Bogor

2016 · Book · Open Access

<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <div> <p> <strong>Jakaria (41206120112018) : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Citra SMK Wikrama Bogor. Di bawah bimbingan : Isbandriyati Mutmainah dan </strong><strong>Heri Susanto</strong></p> </div> <p> &nbsp;</p> <p> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi bauran pemasaran terhadap citra SMK Wikrama Bogor pada periode November 2015 &ndash; Januari 2016. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan lingkungan fisik sebagai variabel bebas dan citra SMK Wikrama sebagai variabel terikat.</p> <p> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dengan menggunakan 286 responden, hasil penelitian menunjukkan pada tingkat signifikansi 95% semua variabel bebas kecuali variabel harga berpengaruh signifikan&nbsp; terhadap citra SMK Wikrama Bogor dan variabel lingkungan fisik memberikan pengaruh yang paling besar. Kemudian secara bersama &ndash; sama semua bauran pemasaran bepengaruh terhadap citra SMK Wikrama Bogor.</p> <p> &nbsp;</p> <p> Kata kunci : Bauran Pemasaran Jasa dan Citra</p>

Penampilan Tegakan Jati Trubusan Umur Tiga Tahun dan Deskripsi Sifat Fisik Tanah di Kebun Percobaan Universitas Nusa Bangsa di Cogreg

2016 · Book · Open Access

<p style="text-align: center;"> <strong>PENAMPILAN TEGAKAN JATI TRUBUSAN UMUR TIGA TAHUN DAN DESKRIPSI SIFAT FISIK TANAH DI KEBUN PERCOBAAN COGREG</strong></p> <p> Oleh: Alifanda Cahyananto 1), Poltak BP Panjaitan 2), Zainal Muttaqin 3)</p> <p> 1) mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa</p> <p> 2), 3) dosen Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa</p> <p style="text-align: center;"> <strong>ABSTRACT</strong></p> <p> The objectives of this research were (1) learning the performance of three years old coppice teak stand in Cogreg experimental field, in terms of diameter and height, and (2) describing physical properties of soils which support the teak plants. Location of sample plots for observing teak and soil physical properties was determined with purposive random sampling.</p> <p> Diameter of all observed teak trees (862 trees) was on the average 10,43 cm; with standard deviation 2,49 cm; maximum value 17,5 cm; and minimum value 2,4 cm. Height of all observed teak trees was on the average 9,21 m; with standard deviation 1,88 m; maximum value 13,9 m; and minimum value 2,0 m. Data of teak tree dimension could be grouped into 11 diameter classes and 11 height classes. Frequency histogram for diameter and height of the teak trees exhibit curves which approach the shape of normal distribution curves.</p> <p> Soil types in the nine sample plots were Podsolic (Typic Hapludults) or Latosol (Typic Dystrudepts). Soil textures being found through finger assessment method were clay, silty clay loam, transition between clay and silty clay loam, and sandy clay. Soils in plot I, II, III, IV and V were well drained; in plot VI was moderately well drained; and in plots VII, VIII and IX were somewhat poorly drained. Available water in most soil samples were categorized as low. Soil permeability in all plots were extremely slow, except plot IV.</p> <p> Keywords: coppice, Jati Unggul Nusantara; soil physical properties; Cogreg experimental field; University of Nusa Bangsa; Latosol; Podsolic</p> <p style="text-align: center;"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penampilan tegakan jati trubusan umur tiga tahun yang ada di kebun percobaan Cogreg berdasarkan diameter dan tinggi, dan (2) mendeskripsikan sifat fisik tanah yang mendukung tanaman jati tersebut. Penentuan lokasi plot contoh untuk pengamatan jati dan sifat fisik tanahnya dilakukan secara purposive random sampling.</p> <p> Diameter seluruh pohon jati yang diamati (862 pohon) rata-rata berukuran 10,43 cm dengan standar deviasi 2,49 cm; nilai maksimum 17,5 cm; dan nilai minimum 2,4 cm. Tinggi seluruh pohon jati yang diamati rata-rata berukuran 9,21 m dengan standar deviasi 1,88 m; nilai maksimum 13,9 m; dan nilai minimum 2,0 m. Data dimensi pohon jati dapat dikelompokkan menjadi 11 kelas diameter dan 11 kelas tinggi. Histogram frekuensi diameter maupun histogram frekuensi tinggi pohon jati, membentuk kurva yang menyerupai bentuk kurva sebaran normal.</p> <p> Jenis tanah pada sembilan plot adalah Podsolik (Typic Hapludults) atau Latosol (Typic Dystrudepts). Tekstur tanah yang diperoleh dari metode finger assessment ialah clay, silty clay loam, peralihan antara clay dan silty clay loam, dan sandy clay. Drainase tanah adalah baik untuk plot I, II, III, IV dan V; agak baik untuk plot VI; dan agak terhambat untuk plot VII, VIII dan IX. Nilai air tersedia pada sebagian besar sampel dapat dikategorikan sebagai rendah. Permeabilitas tanah di semua plot adalah ekstrim lambat, kecuali plot IV.</p> <p> Kata kunci: trubusan; Jati Unggul Nusantara; sifat fisik tanah; kebun percobaan Cogreg, Universitas Nusa Bangsa; Latosol; Podsolik</p>

Perkecambahan Saninten (Castanopsis argentea (Blume) A.DC) Pada Kultur Jaringan

2016 · Book · Open Access

<p> Saninten (<em>Castanopsis argentea</em>) merupakan spesies kunci yang memiliki potensi cukup tinggi sebagai bahan pangan. Buah <em>C. argentea</em> yang banyak digemari hewan mengakibatkan sulit ditemukannya permudaan secara alami. Perbanyakan secara <em>in vitro</em> merupakan salah satu upaya untuk memperoleh bibit dalam jumlah yang cukup banyak. Namun, informasi terkait perbanyakan <em>C. argentea</em> secara <em>in vitro</em> masih sangat terbatas. Penelitian ini merupakan langkah awal dalam konservasi saninten yang ditujukan untuk mengetahui metode inisiasi awal perbanyakan <em>C. argentea</em> secara <em>in vitro</em>. Dua metode sterilisasi digunakan pada eksplan biji dan tunas, serta ditanam pada media MS dan WPM yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hidup, jumlah tunas dan waktu berkecambah terbaik ditemukan pada eksplan biji yang telah di sterilisasi menggunakan metode sterilisasi I. Untuk jumlah kalus terbanyak ditemukan pada eksplan tunas dengan menggunakan metode sterilisasi II. Media tanam tidak berpengaruh terhadap perkecambahan eksplan biji, namun berpengaruh terhadap pertumbuhan eksplan tunas.</p> <p> &nbsp;</p> <p> <strong>Kata kunci</strong>: <em>Castanopsis argentea</em>, perbanyakan, sterilisasi, <em>in vitro</em></p>

POLA AKTIVITAS JELAJAH MACAN TUTUL JAWA (Panthera pardus melas Cuvier, 1809) DI KAWASAN HUTAN BIDANG WILAYAH II SUKABUMI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

2016 · Book · Open Access

<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p> Macan tutul jawa merupakan salah satu jenis kucing besar endemik Jawa dari genus <em>Panthera</em> dalam famili <em>Felidae</em>. Sebaran macan tutul jawa sangat terbatas yaitu hanya terdapat di Pulau. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pola aktivitas menjelajah, karakteristik wilayah jelajah, dan gangguan dan konflik macan tutul jawa. Berdasarkan hasil penelitian bahwa macan tutul jawa pada kawasan hutan Sukabumi lebih cenderung beraktivitas menjelajah pada siang hari (diurnal) tepatnya sekitar pukul 15.00 -17.00. Kecenderung macan tutul jawa pada kawasan ini terdapat pada ketinggian 1000 m dpl &ndash; 1250 m dpl dan tutupan lahan tidak terlalu rapat, hal tersebut untuk mempermudah pergerakan dalam memangsa mangsanya dan menerkam mangsanya.</p> <p> Potensi gangguan terhadap macan tutul jawa yang terdapat berupa pemburu pada setiap resort bagi macan tutul jawa dan pengunjung kawasan wisata khusus untuk resort yang mempunyai lokasi wisata yaitu Resort Selabintana dan Situ Gunung. Untuk konflik yang pernah terjadi antara macan tutul jawa dan masyarakat adalah perjumpaan macan tutul jawa dengan masyarakat yang mengakibatkan ketakutan dan kejadian beberapa tahun lalu macan tutul jawa menyerang hewan ternak masyarakat karena jantan macan tutul jawa dibunuh pemburu dan kekurangan pakan di alam karena banyaknya satwa mangsa berupa babi hutan yang diburu.</p> <p> Kata kunci : Macan Tutul Jawa, Aktivitas Jelajah, Kecenderungan Kawasan Macan Tutul Jawa,</p> <p style="margin-left:36.0pt;"> &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Gangguan dan Konflik.</p>

Estimai Populai Surili (Presbytis comata) di TWA Kawah Kamojang Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat

2016 · Book · Open Access

<p align="center"> <strong><em>Abstrak </em></strong></p> <p> <em>Javan surili (Presbytis comata) is one of the endemic primates spesies in Indonesia, distributed in Java. This research has been counducted in TWA Kawah Kamojang&nbsp; from May to June 2016, to asses population estimates of Javan Surili, and to provide information on the availability of feeding and sleeping trees. Population survey has been performed using line transect method at three locations, with three repeatation at each transect. Population density of Javan Surili in TWA Kawah Kamojang was 7,2 individuals/km<sup>2</sup> and group density was 1,4 group/km<sup>2</sup>. The estimatios of javan surili was 10 individuals and 2 groups. Food sources and sleeping trees, identification were conducted at the same time population survey was performed. There ware 13 feeding trees spesies of 7 families and 4 spesies of 3 families used by the surili as sleeping trees. Sloanea sigun, Macroponax sipermum, Castanopis argenta Blume and Schimanoranhe Reinw were dominant vegetation in TWA Kawah Kamojang</em>.</p> <p> <em>Keywords: javan surili, population, food tree, sleeping tree</em></p> <p align="center"> <strong>ABSTRAK </strong></p> <p> Surili (<em>Presbytis comata</em>) adalah salah satu spesies primata endemik di Indonesia, tersebar di Pulau Jawa. Penelitian ini dilakukan di TWA Kawah Kamojang dari bulan Mei &ndash; Juni 2016, untuk mengetahui populasi surili dan untuk memberikan informasi tentang ketersediaan pakan dan pohon tidur. Survei populasi dilakukan menggunakan metode garis transek di tiga lokasi, dengan tiga pengulangan pada setiap transek. Kepadatan populasi surili di TWA Kawah Kamojang adalah 7,2 individu/km<sup>2</sup> dan kepadatan kelompok adalah 1,4 kelompok/km<sup>2</sup>. Estimasi populasi surili adalah 10 individu dan 2 kelompok. Identifikasi sumber pakan dan pohon tidur dilakukan pada saat yang sama dengan pengamatan populasi dilakukan. Terdapat 13 spesies dari 7 keluarga dan 4 spesies dari 3 keluarga yang digunakan surili sebagai pohon tidur. Tebe (<em>Sloanea sigun</em>), Cerem (<em>Macroponax sipermum</em>), Saninten (<em>Castanopis argenta Blume</em>) dan Puspa (<em>Schimanoranhe Reinw</em>) merupakan vegetasi dominan di TWA Kawah Kamojang.</p> <pre> Kata kunci: Surili populasi, pohon pakan, pohon tidur<strong style="font-family: Arial, Verdana, sans-serif;"><em>Abstrak</em></strong></pre> <p> <em>Javan surili (Presbytis comata) is one of the endemic primates spesies in Indonesia, distributed in Java. This research has been counducted in TWA Kawah Kamojang&nbsp; from May to June 2016, to asses population estimates of Javan Surili, and to provide information on the availability of feeding and sleeping trees. Population survey has been performed using line transect method at three locations, with three repeatation at each transect. Population density of Javan Surili in TWA Kawah Kamojang was 7,2 individuals/km<sup>2</sup> and group density was 1,4 group/km<sup>2</sup>. The estimatios of javan surili was 10 individuals and 2 groups. Food sources and sleeping trees, identification were conducted at the same time population survey was performed. There ware 13 feeding trees spesies of 7 families and 4 spesies of 3 families used by the surili as sleeping trees. Sloanea sigun, Macroponax sipermum, Castanopis argenta Blume and Schimanoranhe Reinw were dominant vegetation in TWA Kawah Kamojang</em>.</p> <p> <em>Keywords: javan surili, population, food tree, sleeping tree</em></p> <p align="center"> <strong>ABSTRAK </strong></p> <p> Surili (<em>Presbytis comata</em>) adalah salah satu spesies primata endemik di Indonesia, tersebar di Pulau Jawa. Penelitian ini dilakukan di TWA Kawah Kamojang dari bulan Mei &ndash; Juni 2016, untuk mengetahui populasi surili dan untuk memberikan informasi tentang ketersediaan pakan dan pohon tidur. Survei populasi dilakukan menggunakan metode garis transek di tiga lokasi, dengan tiga pengulangan pada setiap transek. Kepadatan populasi surili di TWA Kawah Kamojang adalah 7,2 individu/km<sup>2</sup> dan kepadatan kelompok adalah 1,4 kelompok/km<sup>2</sup>. Estimasi populasi surili adalah 10 individu dan 2 kelompok. Identifikasi sumber pakan dan pohon tidur dilakukan pada saat yang sama dengan pengamatan populasi dilakukan. Terdapat 13 spesies dari 7 keluarga dan 4 spesies dari 3 keluarga yang digunakan surili sebagai pohon tidur. Tebe (<em>Sloanea sigun</em>), Cerem (<em>Macroponax sipermum</em>), Saninten (<em>Castanopis argenta Blume</em>) dan Puspa (<em>Schimanoranhe Reinw</em>) merupakan vegetasi dominan di TWA Kawah Kamojang.</p> <pre> Kata kunci: Surili populasi, pohon pakan, pohon tidur</pre>

SKRIPSI PENGARUH AKTIVITAS PEMBACA REPUBLIKA.CO.ID TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN IKLAN REFERRAL DIVISI REPUBLIKA ONLINE

2016 · Book · Open Access

<p style="margin-left:7.1pt;"> Penelitian yang dilakukan di PT.Republika Media Mandiri ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aktivitas Pembaca Republika.co.id Terhadap Tingkat Pendapatan Iklan Arahan (<em>Referral</em>) Divisi Republika <em>Online</em><em>.</em> Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda, dengan <em>user</em> sebagai variabel X1, <em>page view</em> sebagai variabel X2 dan pendapatan iklan <em>referral</em> sebagai variabel Y.</p> <p style="margin-left:7.1pt;"> Baik dalam uji regresi secara parsial maupun serentak, variabel<em> user</em> dan <em>page view</em> terbukti memiliki pengaruh terhadap tingkat pendapat iklan <em>referral</em>. Meningkatnya <em>user</em> dan <em>page view</em> di Republika <em>Online</em> juga tak lepas dari variabel lain di luar model regresi yang antara lain adalah sumber daya manusia, faktor teknis dalam menentukan desain <em>layout website </em>dan faktor-faktor lainnya yang memberikan kontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung. Variabel <em>user</em> meningkat apabila semakin banyak orang yang mengakses Republika <em>Online.</em> Pengaruhnya terhadap pendapatan iklan <em>referral</em> adalah dengan adanya banyak <em>user</em> di <em>website</em> Republika <em>Online </em>maka akan semakin banyak iklan referral yang akan masuk dan ditampilkan kepada <em>user</em>-<em>user</em> tersebut. Variabel <em>page view</em> meningkat apabila pembaca yang sudah mengakses <em>website</em> Republika <em>Online</em> membuka berulang-ulang halaman lain yang berada di <em>website</em>. Pengaruhnya terhadap pendapatan iklan <em>referral</em> adalah dengan banyaknya halaman yang dibuka dalam waktu satu kali akses, maka akan semakin besar peluang iklan-iklan referral yang terpasang akan di-klik oleh pembaca.</p>