BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Pada awalnya, perkembangan teknik kultur jaringan tanaman berkembang setelah teknik kultur jaringan hewan. Perkembangan kultur jaringan dimulai oleh penelitian Scheilden dan Schwan tentang kemampuan sel secara keseluruhan yang disebut Totipotensi Sel. Dalam teori tersebut mengemukakan bahwa sel merupakan unit dari struktural dan fungsional dari organisme yang dapat berkembang secara otonom. Teori totipotensi sel mengemukakan bahwa pada prinsipnya sel mampu beregenerasi menjadi tanaman lengkap.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Mahasiswa dapat mengetahui sejarah perkembangan teknik kultur jaringan tanaman sehingga mempunyai wawasan tentang apa dan bagaimana teknik kultur jaringan tanaman serta kemanfaatan dan prospeknya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; dapat memahami dan menjelaskan aplikasi teori totipotensi pada teknik kultur jaringan tanaman sehingga mendukung regenerasi tanaman dalam jumlah banyak, proses perubahan dari sel yang telah berdiferensiasi menjadi bersifat meristematis kembali sebagai titik awal untuk menetukan kompetensi sel terhadap arah pertumbuhan dan perkembangan yang ingin dicapai. Selanjutnya mahasiswa diharapkan dapat memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap aplikasi teknik ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Nanas (Ananas comosus L.) adalah salah satu komoditas buah unggulan Indonesia yang kaya manfaat. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, buah nanas juga dapat diolah menjadi berbagai jenis produk olahan seperti jus, selai, sirup, keripik, dan lain sebagainya. Buah nanas mengandung unsur air, gula, asam organik, mineral, nitrogen, protein, bromelin serta semua vitamin dalam jumlah ke-cil, kecuali vitamin D. Kulit buah nanas dapat dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak yang disebut silase, sedangkan serat pada daunnya dapat diolah menjadi kertas dan tekstil (Hadiati dan In-driyati, 2008). Produksi nanas di Indonesia cukup besar. Berdasarkan Angka Tetap (ATAP) tahun 2015 produksi nanas mencapai 1,73 juta ton. Pada tahun 2016 produksi nanas Indonesia sebesar 1,85 juta ton dan diperkirakan akan mencapai 2,08 juta ton pada tahun 2020. Untuk wilayah Asia Tenggara, Indonesia penghasil nanas terbesar ketiga setelah Filipina dan Thailand dengan kontribusi sekitar 23%. Hampir seluruh wilayah di Indonesia merupakan daerah penghasil nanas karena didukung oleh iklim tropis yang sesuai (Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, 2016).
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Buku ini diberi judul “Kultur Jaringan: Teori dan Praktik”, yang ditulis berdasarkan pengalaman lebih dari 15 tahun penulis dalam meneliti dan mengajar bidang kultur jaringan tanaman. Isi buku disajikan sedemikian rupa sehingga bisa dinikmati beragam pembaca, seperti mahasiswa, pelajar, guru, pengusaha, praktisi bidang pertanian, pengambil keputusan, dan siapa saja yang menaruh perhatian pada kultur jaringan tanaman.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berisi pengetahuan dan wawasan tentang: (1) penyakit darah pada pisang; (2) Ralstonia syzygii subsp. celebesensis patogen penyebab penyakit darah pada pisang; (3) profil pisang kepok tanjung (tidak berjantung) yang memiliki ketahanan alami (escape) terhadap serangan Ralstonia syzygii subsp. celebesensis dan prospek pengembangannya ke depan; dan (4) perbanyakan tanaman pisang kepok tanjung dengan teknik kultur jaringan. Buku tentang kultur jaringan pisang kepok tanjung ini masih sulit diperoleh, padahal kebutuhan tentang buku petunjuk teknis produksi bibit pisang kepok tanjung dengan teknik kultur jaringan ini sangat dibutuhkan. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelajar, mahasiswa, dosen/akademisi, peneliti, praktisi di bidang kultur jaringan tanaman, yang memiliki ketertarikan dan kepedulian terhadap pisang kepok tanjung sebagai sumber daya alam hayati (SDAH) langka dan unik yang perlu dilestarikan Kultur Jaringan Pisang Kepok Tanjung (Tidak Berjantung) Yang Tahan Terhadap Penyakit Darah (Ralstonia Syzygii Subsp. Celebesensis)
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Mengembangbiakan tanaman dengan kultur jaringan secara sederhana.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan